Kabar Mojokerto - Kerusakan jalan lingkungan di Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, kini semakin memprihatinkan. Jalan dengan panjang sekitar 500 meter dan lebar 4 meter ini, yang semula dilapisi aspal, kini hanya menyisakan kerikil dan debu.
Aspal yang sudah mengelupas membuat jalan tersebut semakin sulit dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat. Beberapa titik bahkan sudah tidak lagi terlihat aspalnya, sementara sebagian jalan lain telah dipaving block, namun itu pun tidak cukup untuk mengatasi kerusakan yang ada.
Baca Juga: Jalan Berlubang Akibat Kebocoran Pipa PDAM di Trowulan Mojokerto, Sebabkan Puluhan Kecelakaan
Pantauan Kabarmojokerto.id menunjukkan, jalan ini kerap digunakan sebagai akses utama oleh petani di sekitarnya. Jalan yang dekat dengan area persawahan ini memang menjadi satu-satunya rute yang menghubungkan pemukiman warga dengan ladang mereka. Bahkan, di beberapa titik, sisa jerami padi terlihat berserakan di sepanjang jalan, semakin menegaskan fungsi jalan ini sebagai jalur utama petani. Namun, keberadaan bongkahan batu dan permukaan jalan yang rusak membuat kendaraan kesulitan melintas.
Sebagian warga yang ditemui oleh Kabarmojokerto.id mengaku tidak mengetahui kapan terakhir kali jalan tersebut mendapat perbaikan. Salah seorang warga bahkan menyarankan untuk langsung menghubungi pihak kantor desa jika ingin mendapatkan informasi lebih lanjut terkait perbaikan jalan tersebut. Menurutnya, jalan tersebut memang tidak terlalu sering dilalui oleh warga karena pemukiman di area tersebut masih tergolong jarang.
Baca Juga: Jalan Cor Beton Bangsal-Mojoanyar Mojokerto Minim Marka dan Rambu, Berisiko Tinggi
"Paling ya yang rumahnya di jalan itu yang lewat, sama petani karena banyak sawah," ujarnya. Meskipun demikian, ia merasa bahwa perbaikan jalan lingkungan tersebut akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama bagi para petani yang sangat bergantung pada akses yang lancar.
Segera melakukan langkah perbaikan untuk mengatasi masalah ini. Sebagai bagian dari infrastruktur yang vital, jalan desa harusnya mendapat perhatian yang cukup dari Pemerintah desa. Perbaikan jalan lingkungan di Desa Gayaman bukan hanya tentang memperbaiki akses fisik.
Adanya perbaikan jalan, tentu saja bukan hanya petani yang diuntungkan, tetapi juga seluruh warga desa. Akses yang lancar akan mendorong pertumbuhan ekonomi, mempercepat distribusi hasil pertanian.